Inspirasi Siang Hari di Kota Depok (Pembentukan Yayasan)

Kantor pusat ppsdms (ppsdms.org)

“Orang yang hebat adalah orang yang dapat memberikan inspirasi bagi orang yang berinteraksi dengannya.” Setidaknya hal itulah yang selalu saya yakini ketika berinteraksi dengan sesorang. Terlebih lagi kalau inspirasi itu adalah inspirasi untuk berbuat kebaikan. Dan inspirasi itulah yang saya dapatkan beberapa hari yang lalu. Tepatnya hari Selasa 23 Agustus / Ramadhan lalu saya beserta beberapa orang teman mendapatkan kesempatan untuk mendapat inspirasi itu.

Adalah Pak Bachtiar Firdaus , orang yang pada hari siang itu memberikan inspirasi yang luar biasa. Beliau adalah manajer bidang program kemitraan dan juga salah satu “founding father” PPSDMS-NF (Program pembinaan sumber daya manusia strategis Nurul Fikri). PPSDMS (liat profil lengkapnya di ppsdms.org) adalah sebuah yayasan yang bergerak di bidang pembentukan pemimpin masa depan yang berbasis pembinaan berbentuk asrama yang tersebar pada beberapa perguruan tinggi negeri.

Dilatarbelakangi rencana saya dan beberapa orang teman almuni dan calon almuni ITB untuk membentuk suatu yayasan yang bergerak di bidang pendidikan pembentukan karakter. Kami pun bertolak dari Bandung untuk mengadakan studi banding ke PPSDMS yang kantor pusatnya berada di bilangan kota Depok. Sebuah yayasan yang menurut perspektif kami cukup besar, mapan, dan sukses.

Jam menunjukkan pukul 13.35 saat kami sampai disana, yang itu berarti terlambat 35 menit dari janji kami untuk bertemu, yaitu pukul 13.00. Keterlambatan yang disebabkan oleh suatu kejadian yang cukup membuat diri tersenyum kalau mengingatnya. (sengaja tidak saya ceritakan disini, khawatir membuka aib saudara sendiri…terus buat yang merasa lalu membaca ini, satu kata dari saya: ”Pisss”, hehe..). Sebuah kesalahan kecil yang membuat kami harus berjalan memutar cukup jauh untuk mencapai tempat tujuan.

Setelah sampai dan shalat , kami segera menemui beliau di kantornya. Beliau segera menyambut kami dengan hangat tanpa menyuguhi sesuatu (ya iyalah ..bulan puasa gitu.., hehe). Diawali dengan pembukaan dan penjelasan maksud kami datang kesini , dll. Beliau pun memulai dengan sharing pendirian awal PPSDM yang penuh liku, perjuangan, dan pengorbanan. Sehingga begitu mendengarnya, terbesit dalam benak bahwa wajar saja organisasi ini dapat sebesar sekarang.

Mulai dari mimpi yang besar, keterbatasan sumber daya, perjuangan memperjuangkan idealisme , hingga pengorbanan yang besar (salah satunya bagaimana pengurusnya pada awal-awal pembentukannya harus tahan untuk tidak digaji). Organisasi yang memulai programnya pada tahun 2002 dari satu asrama dan kantor yang sangat kecil ini , dapat berkembangan memliki asrama yang banyak dan kantor yang bisa dibilang cukup megah.

Selama sesi sharing dan tanya jawab tersebut, beliau menyampaikan beberapa tips bagaimana sebuah yayasan bisa menjadi yayasan yang besar. Yang pertama adalah Legalitas lembaga, tidak usah diperdebatkan deh apa pentingnya legalitas bagi suatu organisasi, terlebih suatu yayasan. Yang kedua adalah adanya SDM yang full time mengurusi yayasan tersebut, sehingga suatu yayasan tidak menjadi yayasan yang angin-anginan. Yaitu banyak agenda kalau para pengurusnya senggang saja (istilah beliau adalah paguyuban yang keberjalannya hidup segan , mati tak mau). Yang ketiga adalah modal awal sehingga program yang direncanakan dapat berjalan. Yang keempat adalah program yang baik, profesional, dan menjual ditambah dengan PR (Public Relation) yang baik. Lalu yang terakhir adalah daya ungkit yang baik (dalam bahasa beliau adalah dewan pembina dan penyantun yang baik dan berpartisipasi aktif). Yang kesemuanya dikemas dalam mimpi besar pada awalnya. Dan visi yang jelas mau dibawa kemana organisasi tersebut pada akhirnya, entah 3 tahun kedepan, 5 tahun kedepan, dan seterusnya. Yang kalau menggunakan istilah Stephen Covey adalah “Start from the end” atau “Maalikiyau middin” dalam terminologi Al-Qur’an.

Selain tips tadi, pengetahuan akan lembaga yang akan kita buat juga tidak kalah pentingnya. Untuk sebuah yayasan misalnya ada beberapa peraturan berupa undang-undang maupun peraturan pemerintah yang mengatur hal ini, peraturan tersebut antara lain:

(PP RI No. 63 Tahun 2008 Tentang Pelaksanaan Undang-undang Tentang Yayasan) http://prokum.esdm.go.id/pp/2008/PP%2063%202008.pdf

(UU No. 28 Tahun 2004 Tentang Perubahan UU No.16 Tahun 2001)http://djkd.depdagri.go.id/download.php?namafile=46_1.pdf&jenis=produkhukum

(UU No. 16 Tahun 2001 Tentang Yayasan)http://www.bpkp.go.id/uu/filedownload/2/42/333.bpkp

Setelah sekian lama berbincan tidak terasa waktu berlalu begitu cepat, kami pun harus mengakhiri pertemuan singkat kami. Berbekal insiprasi, kami bertolak ke kampus UI untuk menunggu waktu berbuka. Setelah shalat Isya kami langsung berangkat ke kota Bandung tercinta. Lalu apakah yayasan kami akan menjadi yayasan yang besar dan berkontribusi nyata untuk banga dan umat manusia secara umum? Biarkan kami dan waktu yang akan menjawabnya.

🙂

Posted on August 26, 2011, in Brainstorming, Wawasan and tagged , , . Bookmark the permalink. 3 Comments.

  1. subhanallah.. mainannya udah ke Depok, skarang..😀

  2. smg yayasannya cpt terwujud. ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: